Kawung
Motif batik klasik dengan pola bulatan simetris yang menyerupai irisan buah kawung atau aren. Motif ini identik dengan lingkungan keraton.

Asal Daerah
Keraton Yogyakarta dan Solo
Filosofi
Melambangkan kesucian, kesempurnaan, dan keadilan. Empat bulatan melambangkan empat arah mata angin.
Produk dengan Motif Ini
Artikel tentang Motif Batik
Motif Batik Parang: Sejarah, Filosofi, dan Panduan Memakainya
Mengenal motif batik Parang dari sejarah, makna filosofis, hingga panduan memakainya.
Motif Batik Sunday Monday: Ciri, Karakter, dan Panduan Memilih
Panduan motif batik Sunday Monday — ciri visual, konteks dalam batik Solo, kegunaan terbaik, dan cara memilih kainnya. Termasuk catatan jujur soal dokumentasi sejarahnya yang terbatas.
The Meaning of the Truntum Motif in Traditional Javanese Weddings
The Truntum motif was born from the love story of Kanjeng Ratu Kencana at the Solo Court. Learn its philosophy, form, and use in traditional Javanese wedding ceremonies.
























